(posting yang anda cari ada di bawah gallery hot spot ini)

SERUAN AKSI


Dukung Deklarasi Klimaforum 2009 (Forum TandIngan COP 15) Copenhagen



Kami Butuh Perubahan Sistem – Bukan Perubahan iklim

Perundingan COP 15 UNFCCC memasuki detik-detik terakhir, masyarakat sipil mengkhawatirkan COP 15 jauh dari harapan menyelamatkan manisia dari ancaman dampak perubahan iklim. Ratusan organisasi masyarakat sipil menggelar Forum tandingan sejak COP dimulai dalam Klimaforum. Perwakilan sekitar 67 negara datang ke Foum ini. Salah satu yang mereka hasilkan adalah Deklarasi Klimaforum 2009: Kami Butuh Perubahan Sistem Bukan Perubahan Iklim.


Kami membutuhkan dukungan anda menjadi penandatangan deklarasi Klimaforum, cantumkan dukungan anda di


http://spreadsheets.google.com/viewform?hl=da&formkey=dHdJS0dWM2ZoUE1zM0xVM3BRXzlQU0E6MA


selengkapnya Deklarasi Klimaforum 2009 (Edisi Indonesia)



Aksi Kampung Pengungsi Keadilan Iklim di Kedubes AS : US is Carbon Mafia Leader


Cicak-cicak Bersatulah!


Rekaman Audio Skenario Kriminalisasi Chandra-Bibit di Mahkamah Konstitusi


Dokumen Lengkap Kesimpulan dan Rekomendasi Tim Delapan


Pidato Presiden Terkait Kasus Century dan Bibit-Chandra


Laporan Lengkap Hasil Pemeriksaan Investigasi BPK Atas Kasus PT Bank Century, Tbk


Ringkasan Hasil Audit BPK Atas Bank Century dan Kajian Lengkap ICW (Public Accountability Review – Kasus Bank Century : SKEMA INDIKASI KORUPSI KASUS BANK CENTURY)


Kumpulan Artikel Opini Terkait di Media Massa (Sejak 30 Oktober),


Skandal Century, Disfungsi Presiden & Turbulensi Politik : Menakar Potensi Gerakan Ekstra Parlementer, People’s Power dan Lahirnya Kekuatan Politik Alternatif (Artikel Pilihan)


Politik Pelemahan KPK di Era Presiden SBY (+ Identifikasi 13 Jurus Melumpuhkan KPK)

Laporan Independen Versi Masyarakat tentang Implementasi Konvensi PBB Tentang Pemberantasan Korupsi (UNCAC)




Mahkamah Rakyat : NEGARA HARUS BERTANGGUNGJAWAB ATAS PELANGGARAN HAM DAN PENYELEWENGAN UANG RAKYAT

KPK dan Komnas HAM , Didesak Usut Tuntas Kasus Lumpur Lapindo - Ramai Di Century (Rp. 6,7 T), Sepi Di Lapindo (Rp.33 T)


KPK dan Komnas HAM , Didesak Usut Tuntas Kasus Lumpur Lapindo - Ramai Di Century (Rp. 6,7 T), Sepi Di Lapindo (Rp.33 T)

baca juga


BUKU PANDUAN UNTUK MEMAHAMI TINDAK PIDANA KORUPSI

Kumpulan 80 Artikel Opini dan E-Book Tentang (Lawan) Neoliberalisme



Kamis, 19 Maret 2009

Biografi Sutan Sjahrir (Edisi Khusus 100 Tahun Sjahrir-Tempo)

Peran Besar Bung Kecil : Edisi Khusus 100 Tahun Sjahrir

Simak pula : Tan Malaka, M. Natsir, Mohammad Hatta, DN Aidit, Amir Sjarifudin, Sutan Sjahrir, Njoto, Untung, Sjam Kamaruzaman

simak pula : 80 Tahun Sumpah Pemuda, Seabad Kebangkitan Nasional : Imaji Indonesia Dalam 100 Teks, Pergulatan Demokrasi Liberal


Peran Besar Bung Kecil

Sutan Sjahrir adalah satu dari tujuh ”Bapak Revolusi Indonesia ”. Dia mendesak Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan walau dia sendiri absen dari peristiwa besar itu. Dia memilih jalan elegan untuk menghalau penjajah. Yakni melalui diplomasi: cara yang ditentang ”Bapak Revolusi” lain. Ideologinya, antifasis dan antimiliter, dikritik hanya untuk kaum terdidik. Maka dia dituduh elitis. Sejatinya, Sjahrir juga turun ke gubuk-gubuk, berkeliling Tanah Air menghimpun kader Partai Sosialis Indonesia . Sejarah telah menyingkirkan peran besar Bung Kecil—begitu Sjahrir biasa disebut. Meninggal dalam pengasingan, Sjahrir adalah revolusioner yang gugur dalam kesepian.

TIM EDISI KHUSUS TEMPO
Penanggung Jawab: Nugroho Dewanto dan Seno Joko Suyono
Kepala Proyek: Bagja Hidayat dan Philipus Parera
Penyunting: Seno Joko Suyono, Nugroho Dewanto, Arif Zulkifli, Wahyu Muryadi, Amarzan Loebis, M. Taufiqurohman, Toriq Hadad, Hermien Y. Kleden, Leila S. Chudori, Idrus F. Shahab, L.R. Baskoro, Budi Setyarso, Bina Bektiati, Mardiyah Chamim, Yosrizal Suriaji, Yosep Suprayogi, Putu Setia
Penulis: Bagja Hidayat, Nugroho Dewanto, Seno Joko Suyono, Sapto Pradityo, Adek Media Roza, Yandi M. Rofiyandi, Kurie Suditomo, Yandhrie Arvian, Philipus Parera, Sunudyantoro, Wahyu Dhyatmika, Anne L. Handayani, Padjar Iswara, Firman Atmakusuma, Arif A. Kuswardono, Ramidi, Retno Sulistyowati, Ahmad Taufik, Irfan Budiman, Angela Dewi, Andari Karina Anom, M. Nafi, Budi Riza, Agus Supriyanto, Yuliawati, Harun Mahbub, Nunuy Nurhayati, Sita Planasari Aquadini, R.R. Ariyani, Anton Aprianto, Rini Kustiani, Martha Warta Silaban
Penyumbang Bahan: Akbar Tri Kurniawan, Cornila Desyana, Iqbal Muhtarom, Febrianti (Padang), Sutana Monang Hasibuan (Medan), Asmayani Kusrini (Belanda), Ahmad Fikri dan Alwan Ridha Ramdani (Bandung), Nanang Sutisna (Karawang), Ivansyah (Kuningan), Bibin Bintariadi (Malang), Hari Triwarsono (Madiun)
Bahasa: Uu Suhardi, Sapto Nugroho
Riset: Dina Andriani, Endang Ishak
Foto: Bismo Agung (Kepala), Mazmur Andilala Sembiring, Aryus P. Soekarno, Nickmatulhuda, Aditya Herlambang, Rully Kesuma
Desain: Gilang Rahadian (Kepala), Fitra Moerat Sitompul, Kendra H. Paramita, Kiagus Auliansyah, Danendro Adi, Hendri Prakasa, Aji Yuliarto, Agus Darmawan, Tri Watno Widodo


Anak Minang Jago Menyerang

Rumah di Kaki Singgalang


Antara Tuschinski dan Stadsschouwburg

Berkembang di Iklim Barat

Misi Rahasia dari De Socialist


Berbagi Peran dari Bawah Tanah


Kader Hingga Ujung Usia

Proklamasi tanpa Bung Kecil

Cirebon Merdeka lebih Dahulu

Kudeta Sunyi Triumvirat

Jalan Terjal Perdana Menteri


Berkawan Lewat Diplomasi Beras

Linggarjati, Sebuah Jalan


Paspor Pertama Indonesia


Kemenangan di Lake Success

Kolaborasi Dua Pejuang Sayap Kiri

Sang Atom dan Dua Ideologi

Akhir Sang Meteor

Patah Arang Kawan Seiring


Kerikil Para Revolusioner

Tiga Serangkai Ahli Waris Revolusi

Sosok Penyendiri dalam Tahanan

Perseteruan Para Kolaborator

Jalan Bersimpang Setelah Proklamasi

Tak Ada Patung Bung Kecil

Manifesto Seorang Antifasis

Surat Pengagum Faust

Asmara Sang Flamboyan


Kasih yang Tak Sampai



Kees Snoek: Maria Ingin Membakar Surat-surat itu



Sang Pemuja dan Tuan Perdana Menteri


Sekilas Cinta di Lereng Ceremai

Zurich, Detik-detik Terakhir


Wajah Sjahrir dalam Kotak


Setelah Sibi Tiada

Pintu Tertutup untuk PSI

Foto Tua di Garasi Mursia

Sjahrir Adalah ...
Pandangan ROSIHAN ANWAR, HAPPY SALMA, ROBERTUS ROBERT, DITA INDAH SARI, RIEKE DYAH PITALOKA, ANIS MATTA, BUDIMAN SUDJATMIKO


Kolom

Sjahrir di Pantai - GOENAWAN MOHAMAD

Kerja Sama Singkat Tan Malaka dan Sjahrir-HARRY POEZE

Sjarir Dalam Renungan Dua Jilid - DANIEL DHAKIDAE

Sutan Sjahrir : Titian Sosialisme ke Demokrasi - IGNAS KLEDEN

Mencari Ahli Waris Ideologis Sjahrir - VEDI R. HADIZ

Sutan Sjahrir: Sebuah Kekecualian Zaman - MUHAMMAD CHATIB BASRI


Bookmark and Share

0 komentar:

Cicak-Cicak Bersatulah!







Sajak Perlawanan Kaum Cicak


karya Tulus Wijanarko

Kami tahu tanganmu mencengkeram gari
karena kalian adalah bandit sejati

Kami tahu saku kalian tak pernah kering
karena kalian sekumpulan para maling

Kami mafhum kalian memilih menjadi bebal
sebab melulu sadar pangkat kalian hanyalah sekadar begundal

Kami tahu kalian berusaha terlihat kuat menendang-nendang
demikianlah takdir para pecundang

Kami mengerti otak kalian seperti robot
meski demikian kalian sungguh-sungguh gemar berkomplot

Kami sangat terang kenapa kalian begitu menyedihkan
karena kalian memang hanyalah gerombolan budak
yang meringkuk jeri di mantel sendiri

Kami tahu kenapa kalian gemetar ketakutan
dan tanganmu menggapai-gapai sangsi ke udara

karena kalian tahu
Kami tidak takut kepadamu
Kami tidak takut kepadamu
dan akan melawan tak henti-henti

kami tahu
kalian gemetar,
Kami sangat tahu
kalian sungguh gemetar!

28/09








Negeri Para Bedebah

karya Adhie Massardi

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan





______

CICAK NGUNTAL BOYO
BY CHEBOLANG*

ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO

INI CERITA NEGERI BEDEBAH
PEMIMPINYA HIDUP MEWAH
TAPI RAKYATNYA MAKAN SUSAH
HASIL DARI MENGAIS SAMPAH

DI NEGERI PARA BEDEBAH
YANG BAIK DAN BERSIH BISA SALAH
KEBOHONGAN ITU LUMRAH
RAKYAT KECIL HANYA BISA PASRAH

BUBRAH! PARAH!
BUBRAH! PARAH! BUBRAH!

ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO

RAKYAT MENCARI PIMPINAN
KETEMUNYA JURAGAN
RAKYAT MENCARI IMAM, YA IMAM
KETEMUNYA TUAN

MAKA JANGAN-LAH JANGAN HERAN
JIKA ADA MAFIA DI PERADILAN
JUAL BELI PASAL DAN HUKUMAN
YANG KUAT BAYAR PASTI MENANG

KATANYA JAMAN SUDAH REFORMASI
TAPI HUKUM MASIH BISA DIBELI
JADI BARANG DAGANGAN, OBYEK KORUPSI
NGGAK PUNYA MALU DAN HARGA DIRI

KALIAN KIRA SELAMANYA RAKYAT KITA BODOH
JIKA RAKYAT MARAH TIRANI PASTI AKAN ROBOH!

ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO

BIBIT ITU TUNAS
CANDRA ITU SINAR
YANG MENJADI SIMBOL
TEGAKNYA KEADILAN

LANGKAH KECIL TELAH DIMULAI
DARI BAYI BERNAMA DEMOKRASI
KEADILAN TAK BISA DITAWAR LAGI
KEPASTIAN HUKUM ADALAH HARGA MATI

MUNGKIN KITA CAPEK REVOLUSI
MUNGKIN KITA BOSAN DEMONSTRASI
TAPI JANGAN PERNAH BERHENTI
PALING TIDAK TUNJUKAN RASA PEDULI
UNTUK INDONESIA YANG KITA CINTAI

ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO


LINK DOWNLOAD
http://www.mediafire.com/file/y2yz5yowm3z/CICAK NGUNTAL BOYO (FINAL RELEASE).mp3

atau bisa juga di MyBand Aplication di facebook yang bersangkutan
http://www.facebook.com/chebolang?v=app_2405167945&ref=profile







serial foto selengkapnya

KAMI ADA! KAMI TIDAK TAKUT! INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!, KAMI ADA! MASSA AKSI INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!, KAMI ADA! ANAK INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!, KAMI ADA! LINTAS WARGA INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!, RAKYAT PEKERJA LAWAN KORUPSI