SERUAN AKSI
Dukung Deklarasi Klimaforum 2009 (Forum TandIngan COP 15)
Kami membutuhkan dukungan anda menjadi penandatangan deklarasi Klimaforum, cantumkan dukungan anda di
http://spreadsheets.google.com/viewform?hl=da&formkey=dHdJS0dWM2ZoUE1zM0xVM3BRXzlQU0E6MA
selengkapnya Deklarasi Klimaforum 2009 (Edisi Indonesia)
Aksi Kampung Pengungsi Keadilan Iklim di Kedubes AS : US is Carbon Mafia Leader
Cicak-cicak Bersatulah!
Rekaman Audio Skenario Kriminalisasi Chandra-Bibit di Mahkamah Konstitusi
Pidato Presiden Terkait Kasus Century dan Bibit-Chandra
Laporan Lengkap Hasil Pemeriksaan Investigasi BPK Atas Kasus PT Bank Century, Tbk
Kumpulan Artikel Opini Terkait di Media Massa (Sejak 30 Oktober),
Skandal Century, Disfungsi Presiden & Turbulensi Politik : Menakar Potensi Gerakan Ekstra Parlementer, People’s Power dan Lahirnya Kekuatan Politik Alternatif (Artikel Pilihan)
Politik Pelemahan KPK di Era Presiden SBY (+ Identifikasi 13 Jurus Melumpuhkan KPK)
Mahkamah Rakyat : NEGARA HARUS BERTANGGUNGJAWAB ATAS PELANGGARAN HAM DAN PENYELEWENGAN UANG RAKYAT
KPK dan Komnas HAM , Didesak Usut Tuntas Kasus Lumpur Lapindo - Ramai Di Century (Rp. 6,7 T), Sepi Di Lapindo (Rp.33 T)
KPK dan Komnas HAM , Didesak Usut Tuntas Kasus Lumpur Lapindo - Ramai Di Century (Rp. 6,7 T), Sepi Di Lapindo (Rp.33 T)
baca juga
BUKU PANDUAN UNTUK MEMAHAMI TINDAK PIDANA KORUPSI
Kumpulan 80 Artikel Opini dan E-Book Tentang (Lawan) Neoliberalisme
Kamis, 19 Maret 2009
Biografi Sutan Sjahrir (Edisi Khusus 100 Tahun Sjahrir-Tempo)
Simak pula : Tan Malaka, M. Natsir, Mohammad Hatta, DN Aidit, Amir Sjarifudin, Sutan Sjahrir, Njoto, Untung, Sjam Kamaruzaman
simak pula : 80 Tahun Sumpah Pemuda, Seabad Kebangkitan Nasional : Imaji Indonesia Dalam 100 Teks, Pergulatan Demokrasi Liberal
Peran Besar Bung Kecil
Sutan Sjahrir adalah satu dari tujuh ”Bapak Revolusi Indonesia ”. Dia mendesak Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan walau dia sendiri absen dari peristiwa besar itu. Dia memilih jalan elegan untuk menghalau penjajah. Yakni melalui diplomasi: cara yang ditentang ”Bapak Revolusi” lain. Ideologinya, antifasis dan antimiliter, dikritik hanya untuk kaum terdidik. Maka dia dituduh elitis. Sejatinya, Sjahrir juga turun ke gubuk-gubuk, berkeliling Tanah Air menghimpun kader Partai Sosialis Indonesia . Sejarah telah menyingkirkan peran besar Bung Kecil—begitu Sjahrir biasa disebut. Meninggal dalam pengasingan, Sjahrir adalah revolusioner yang gugur dalam kesepian.
TIM EDISI KHUSUS TEMPO
Penanggung Jawab: Nugroho Dewanto dan Seno Joko Suyono
Kepala Proyek: Bagja Hidayat dan Philipus Parera
Penyunting: Seno Joko Suyono, Nugroho Dewanto, Arif Zulkifli, Wahyu Muryadi, Amarzan Loebis, M. Taufiqurohman, Toriq Hadad, Hermien Y. Kleden, Leila S. Chudori, Idrus F. Shahab, L.R. Baskoro, Budi Setyarso, Bina Bektiati, Mardiyah Chamim, Yosrizal Suriaji, Yosep Suprayogi, Putu Setia
Penulis: Bagja Hidayat, Nugroho Dewanto, Seno Joko Suyono, Sapto Pradityo, Adek Media Roza, Yandi M. Rofiyandi, Kurie Suditomo, Yandhrie Arvian, Philipus Parera, Sunudyantoro, Wahyu Dhyatmika, Anne L. Handayani, Padjar Iswara, Firman Atmakusuma, Arif A. Kuswardono, Ramidi, Retno Sulistyowati, Ahmad Taufik, Irfan Budiman, Angela Dewi, Andari Karina Anom, M. Nafi, Budi Riza, Agus Supriyanto, Yuliawati, Harun Mahbub, Nunuy Nurhayati, Sita Planasari Aquadini, R.R. Ariyani, Anton Aprianto, Rini Kustiani, Martha Warta Silaban
Penyumbang Bahan: Akbar Tri Kurniawan, Cornila Desyana, Iqbal Muhtarom, Febrianti (Padang), Sutana Monang Hasibuan (Medan), Asmayani Kusrini (Belanda), Ahmad Fikri dan Alwan Ridha Ramdani (Bandung), Nanang Sutisna (Karawang), Ivansyah (Kuningan), Bibin Bintariadi (Malang), Hari Triwarsono (Madiun)
Bahasa: Uu Suhardi, Sapto Nugroho
Riset: Dina Andriani, Endang Ishak
Foto: Bismo Agung (Kepala), Mazmur Andilala Sembiring, Aryus P. Soekarno, Nickmatulhuda, Aditya Herlambang, Rully Kesuma
Desain: Gilang Rahadian (Kepala), Fitra Moerat Sitompul, Kendra H. Paramita, Kiagus Auliansyah, Danendro Adi, Hendri Prakasa, Aji Yuliarto, Agus Darmawan, Tri Watno Widodo
Anak Minang Jago Menyerang
Rumah di Kaki Singgalang
Antara Tuschinski dan Stadsschouwburg
Berkembang di Iklim Barat
Misi Rahasia dari De Socialist
Berbagi Peran dari Bawah Tanah
Kader Hingga Ujung Usia
Proklamasi tanpa Bung Kecil
Cirebon Merdeka lebih Dahulu
Kudeta Sunyi Triumvirat
Jalan Terjal Perdana Menteri
Berkawan Lewat Diplomasi Beras
Linggarjati, Sebuah Jalan
Paspor Pertama Indonesia
Kemenangan di Lake Success
Kolaborasi Dua Pejuang Sayap Kiri
Sang Atom dan Dua Ideologi
Akhir Sang Meteor
Patah Arang Kawan Seiring
Kerikil Para Revolusioner
Tiga Serangkai Ahli Waris Revolusi
Sosok Penyendiri dalam Tahanan
Perseteruan Para Kolaborator
Jalan Bersimpang Setelah Proklamasi
Tak Ada Patung Bung Kecil
Manifesto Seorang Antifasis
Surat Pengagum Faust
Asmara Sang Flamboyan
Kasih yang Tak Sampai
Kees Snoek: Maria Ingin Membakar Surat-surat itu
Sang Pemuja dan Tuan Perdana Menteri
Sekilas Cinta di Lereng Ceremai
Zurich, Detik-detik Terakhir
Wajah Sjahrir dalam Kotak
Setelah Sibi Tiada
Pintu Tertutup untuk PSI
Foto Tua di Garasi Mursia
Sjahrir Adalah ...
Pandangan ROSIHAN ANWAR, HAPPY SALMA, ROBERTUS ROBERT, DITA INDAH SARI, RIEKE DYAH PITALOKA, ANIS MATTA, BUDIMAN SUDJATMIKO
Kolom
Sjahrir di Pantai - GOENAWAN MOHAMAD
Kerja Sama Singkat Tan Malaka dan Sjahrir-HARRY POEZE
Sjarir Dalam Renungan Dua Jilid - DANIEL DHAKIDAE
Sutan Sjahrir : Titian Sosialisme ke Demokrasi - IGNAS KLEDEN
Mencari Ahli Waris Ideologis Sjahrir - VEDI R. HADIZ
Sutan Sjahrir: Sebuah Kekecualian Zaman - MUHAMMAD CHATIB BASRI
Sajak Perlawanan Kaum Cicak
karya Tulus Wijanarko
Kami tahu tanganmu mencengkeram gari
karena kalian adalah bandit sejati
Kami tahu saku kalian tak pernah kering
karena kalian sekumpulan para maling
Kami mafhum kalian memilih menjadi bebal
sebab melulu sadar pangkat kalian hanyalah sekadar begundal
Kami tahu kalian berusaha terlihat kuat menendang-nendang
demikianlah takdir para pecundang
Kami mengerti otak kalian seperti robot
meski demikian kalian sungguh-sungguh gemar berkomplot
Kami sangat terang kenapa kalian begitu menyedihkan
karena kalian memang hanyalah gerombolan budak
yang meringkuk jeri di mantel sendiri
Kami tahu kenapa kalian gemetar ketakutan
dan tanganmu menggapai-gapai sangsi ke udara
karena kalian tahu
Kami tidak takut kepadamu
Kami tidak takut kepadamu
dan akan melawan tak henti-henti
kami tahu
kalian gemetar,
Kami sangat tahu
kalian sungguh gemetar!
28/09
Negeri Para Bedebah
karya Adhie Massardi
Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala
Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah
Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan
______
CICAK NGUNTAL BOYO
BY CHEBOLANG*
ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO
INI CERITA NEGERI BEDEBAH
PEMIMPINYA HIDUP MEWAH
TAPI RAKYATNYA MAKAN SUSAH
HASIL DARI MENGAIS SAMPAH
DI NEGERI PARA BEDEBAH
YANG BAIK DAN BERSIH BISA SALAH
KEBOHONGAN ITU LUMRAH
RAKYAT KECIL HANYA BISA PASRAH
BUBRAH! PARAH!
BUBRAH! PARAH! BUBRAH!
ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO
RAKYAT MENCARI PIMPINAN
KETEMUNYA JURAGAN
RAKYAT MENCARI IMAM, YA IMAM
KETEMUNYA TUAN
MAKA JANGAN-LAH JANGAN HERAN
JIKA ADA MAFIA DI PERADILAN
JUAL BELI PASAL DAN HUKUMAN
YANG KUAT BAYAR PASTI MENANG
KATANYA JAMAN SUDAH REFORMASI
TAPI HUKUM MASIH BISA DIBELI
JADI BARANG DAGANGAN, OBYEK KORUPSI
NGGAK PUNYA MALU DAN HARGA DIRI
KALIAN KIRA SELAMANYA RAKYAT KITA BODOH
JIKA RAKYAT MARAH TIRANI PASTI AKAN ROBOH!
ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO
BIBIT ITU TUNAS
CANDRA ITU SINAR
YANG MENJADI SIMBOL
TEGAKNYA KEADILAN
LANGKAH KECIL TELAH DIMULAI
DARI BAYI BERNAMA DEMOKRASI
KEADILAN TAK BISA DITAWAR LAGI
KEPASTIAN HUKUM ADALAH HARGA MATI
MUNGKIN KITA CAPEK REVOLUSI
MUNGKIN KITA BOSAN DEMONSTRASI
TAPI JANGAN PERNAH BERHENTI
PALING TIDAK TUNJUKAN RASA PEDULI
UNTUK INDONESIA YANG KITA CINTAI
ANA CICAK NGUNTAL BOYO
BOYO COKLAT NYEKEL GODO
OJO SENENG NGUNTAL NEGORO
MUNDAK RAKYATMU DADI SENGSORO
LINK DOWNLOAD
http://www.mediafire.com/file/y2yz5yowm3z/CICAK NGUNTAL BOYO (FINAL RELEASE).mp3
atau bisa juga di MyBand Aplication di facebook yang bersangkutan
http://www.facebook.com/chebolang?v=app_2405167945&ref=profile
serial foto selengkapnya
KAMI ADA! KAMI TIDAK TAKUT! INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!, KAMI ADA! MASSA AKSI INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!, KAMI ADA! ANAK INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!, KAMI ADA! LINTAS WARGA INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!, RAKYAT PEKERJA LAWAN KORUPSI







0 komentar:
Poskan Komentar