Terbaru dari Detik Finance
Ketiga Capres Penganut Neoliberlisme (Pendapat Revrisond Baswir dan Ichsanuddin Noorsy)
silah kunjung serial kumpulan artikel/opini dan film dokumenter
Lawan Neoliberalisme!
Perdebatan dan pro-kontra tentang ideologi Boediono cawapres pasangan SBY kini mengemuka. Penilaian bisa dilakukan dengan mengkaji kebijakan-kebijakan Boediono sepanjang ia memegang jabatan pemerintahan (publik) di negeri ini. Tentu juga meliputi kajian-kajian terhadap kebijakan ekonomi rezim pemerintahan yang dia dukung dalam hal ini SBY-JK.
Tetapi kajian demikian barangkali memiliki kelemahan juga. Kelemahan utamanya adalah bahwa dalam mengambil kebijakan-kebijakan ada begitu banyak aktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan, dan tentu juga dalam penentuan kebijakan di bidangnya seorang menteri misal saja akan sangat dipengaruhi oleh presiden atau wakil presiden. Seorang menteri menghadapi beberapa pilihan apakah dia akan tetap konsisten dan keras kepala dengan prinsip-prinsipnya, melakukan kompromi secara terbatas dan melakukan pensiasatan atau dia larut dalam arus atau terlalu banyak kompromi hingga mengkhianati prinsip-prinsip, nilai-nilai atau ideologinya.
Untuk itu selain mengkaji sebagai Boediono sebagai pejabat pemerintahan, sangat penting untuk meniliknya dalam posisinya sebagai bagian dari civitas academica UGM. Pamungkasnya sebagai warga UGM adalah pidato pengukuhannya sebagai guru besar yang merupakan puncak karier seseorang sebagai staff pengajar perguruan tinggi. Menurut saya penilaian inilah yang bisa menunjukkan jati dirinya, prinsip dan nilai yang dia anut dan ideologinya.
Revrisond Baswir dalam salah satu artikel di Media Indonesia melihat bahwa pidato pengukuhan ini tidak saja berisi penilaian terhadap perjalanan perekonomian Indonesia tetapi juga penilaian terhadap perjalanan politik Indonesia. Dengan demikian menurut Revrisond pertanyaan yang diajukan oleh Boediono adalah "apakah secara ekonomi dan politik Indonesia sudah berada di jalan yang benar?". Artinya lengkaplah kemudian kita membaca pandangan ekonomi-politik Boediono sekaligus ideologinya.
Tentang ideologi ini, simpul Revrisond yang dijadikan judul artikelnya adalah Jalan Neoliberal Pak Bud. Komentar saya pendek soal ini Selamat Tinggal Jalan Neoliberal. Jelas tegas neoliberal bertentangan dengan konstitusi artinya inkonstitusional. Titik
Khusus mengenai substansi pidato yang disampaikannya, saya merasa agak kesulitan menemukan pribadi Boediono yang pada awal 1980-an pernah menjadi sahabat dekat Prof Mubyarto. Yang terasa menonjol dalam pidato tersebut ialah pribadi Boediono sebagai sahabat dekat William Liddle, yang menurut informasi yang saya peroleh, memang turut terlibat sebagai pembahas penulisan isi pidato itu. Akhirul kalam, saya ucapkan selamat kepada Pak Bud. Semoga perbedaan sudut pandang ini tidak mengganggu kehangatan persahabatan kita (penutup artikel Revrisond)
silahkan membaca artikel lama Revrisond Baswir di Media Indonesia (28 Februari 2007) seperti dikutip kembali oleh Prakarsa-Rakyat (www.prakarsa-rakyat.org)
http://www.prakarsa-rakyat.org/artikel/fokus/artikel.php?aid=16091
baca juga terbaru dari Kedaulatan Rakyat
ANALISIS : Pasangan Yudhoyono - Boediono
Fahmy Radhi - (Penulis adalah Dosen FEB UGM dan Direktur Eksekutif Mubyarto Institute)
http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=198511&actmenu=45
ANALISIS : Neoliberalisme
Oleh : Revrisond Baswir - (Penulis adalah Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM)
http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=198648&actmenu=45
baca serial ini selengkapnya
Kompilasi artikel Neoliberalisme : Pengertian, Asa Usul dan Perkembangnya di Indonesia (Revrisond Baswir, Herry B Priyono, Kwik Kian Gi, Yanuar Nugroho, Fahmy Radhy, Sri Edi Swasono, James Petras)
Revrisond Baswir : Neoliberalisme; B Herry-Priyono : Neoliberalisme – Kolonisasi Homo Ekonomikus dan Homo Finansialis; B Herry Priyono : Neoliberalisme dan Sifat Elusif Kebebasan; Yanuar Nugroho : Rekayasa Merawat Neoliberalisme: Menggagas Kembali Peran Teknologi untuk Akumulasi Laba; Kwik Kian Gie “Apa Neoliberalisme Itu? ; Revrisond Baswir : Jalan Neoliberal Pak Bud; Fahmy Radhi : Analisis Pasangan Yudhoyono – Boediono; Sri Edi Swasono : Mewaspadai Neoliberalisme; Dr George Aditjondro Track Record : Bisnis Capres Cawapres
Seri Khusus
Belajar dari Pengalaman Amerika Latin :
Siklus Politik Neoliberal: “Penyesuaian” Amerika Latin Menuju Kemiskinan dan Kemakmuran di Era Pasar Bebas (James Petras)
Silahkan saksikan juga film dokumenter tentang keterpurukan Indonesia dalam Jerat Neoliberalisme
John Pilger – The New rulers of The World
dengan subtitle bahasa indonesia
Globalization: New Rulers of The World (Part 1)
Globalization: New Rulers of The World (Part 2)
Globalization: New Rulers of The World (Part 3))
Globalization: New Rulers of The World (Part 4)
Globalization: New Rulers of The World (Part 5)
Globalization: New Rulers of The World (Part 6-Final)
selengkapnya
Seri 1, Seri 2, Seri 3, Seri 4, Seri 5, Seri 6, Seri 7, Seri 8, Seri 9 ,Seri Khusus
Silahkan saksikan juga film dokumenter tentang keterpurukan Indonesia dalam Jerat Neoliberalisme
John Pilger – The New rulers of The World
posting yang anda cari ada dibawah gallery foto ini, salam
KAMI ADA! KAMI TIDAK TAKUT! INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI
”......Jadi fungsi sosial yang nyata dari, katakanlah, Internet, harus menjadi titik awal dalam menciptakan hubungan, dan kemudian menciptakan...”
“Ya, komunitas-komunitas lokal. Manakala Internet melalui komunitas-komunitas maya-benar-benar bisa menjadi jalan untuk mewujudkan komunitas-komunitas tatap-muka, barulah ia akan menjadi alat perubahan sosial yang penting”.
dari wawancara Umberto Eco tentang Internet dan perubahan sosial (terjemahan oleh Antariksa untuk buletin elektronik KUNCI Cultural Studies)
Internet dan Perubahan Sosial : Kasus Cicak Lawan Buaya
8 Nopember 2009 Bundaran Hotel Indonesia
KAMI ADA! KAMI TIDAK TAKUT! INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI








KAMI ADA! MASSA AKSI INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!







KAMI ADA! ANAK INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!









KAMI ADA! LINTAS WARGA INDONESIA LAWAN KORUPSI!


















TANPA OPOSISI, KORUPSI MERAJALELA!
BANGUN GERAKAN KONTROL RAKYAT PEKERJA!
8 NOPEMBER 2009 AKSI PERHIMPUNAN RAKYAT PEKERJA LAWAN KORUPSI










KAMI ADA! KAMI TIDAK TAKUT! INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI
”......Jadi fungsi sosial yang nyata dari, katakanlah, Internet, harus menjadi titik awal dalam menciptakan hubungan, dan kemudian menciptakan...”
“Ya, komunitas-komunitas lokal. Manakala Internet melalui komunitas-komunitas maya-benar-benar bisa menjadi jalan untuk mewujudkan komunitas-komunitas tatap-muka, barulah ia akan menjadi alat perubahan sosial yang penting”.
dari wawancara Umberto Eco tentang Internet dan perubahan sosial (terjemahan oleh Antariksa untuk buletin elektronik KUNCI Cultural Studies)
Internet dan Perubahan Sosial : Kasus Cicak Lawan Buaya
8 Nopember 2009 Bundaran Hotel Indonesia
KAMI ADA! KAMI TIDAK TAKUT! INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI
KAMI ADA! MASSA AKSI INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!
KAMI ADA! ANAK INDONESIA SEHAT LAWAN KORUPSI!
KAMI ADA! LINTAS WARGA INDONESIA LAWAN KORUPSI!
TANPA OPOSISI, KORUPSI MERAJALELA!
BANGUN GERAKAN KONTROL RAKYAT PEKERJA!
8 NOPEMBER 2009 AKSI PERHIMPUNAN RAKYAT PEKERJA LAWAN KORUPSI







0 komentar:
Poskan Komentar