Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan) [@kerjapembebasan] mempersembahkan 100 karya rupa (visualisasi puisi Wiji atau ilustrasi) untuk mengenang atau sebagai penghormatan kepada WIJI THUKUL (Tribute to Wiji Thukul – MELAWAN LUPA) . Semoga ini bisa menjadi kado yang bermakna untuk Wiji Thukul, keluarga besarnya, sekaligus kado untuk rakyat Indonesia yang ditindas dan dimiskinkan. Di belakang gagasan ini kami juga memimpikan sajak-sajak Wiji Thukul dapat kembali menjadi inspirasi untuk meneguhkan perjuangan pembebasan kita dan menguatkan konsolidasi persatuan gerakan. hanya satu kata : LAWAN!

Minggu, 23 Agustus 2009

Ruang Rupa dan Fenomena Sosial Perkotaan

Menemukan Wajah Kita, Wajah Kota dalam Sinema, Humor, Komik, Hiruk Pikuk Transportasi Umum dan Pemukiman

baca juga
E-Book Seri Kuliah Umum Filsafat dan Kota (Philosophy in the City) Kota dan Budaya - Muji Sutrisno, Kota dan Kata - F Budi Hardiman, Kota dan Alam - Karlina Supelli, Kota dan Harta - B Herry Priyono, Kota dan Kerja - Franz Magnis Suseno



Sebagai Warga Kota, saya merekomendasikan anda membaca Jurnal Karbon (online). Dasarnya sederhana saja, dengan mencermatinya seperti halnya saya, anda pun bisa menemukan wajah kita (warga) dan wajah kota sekaligus. Seiring derap kesibukan kerja, hiruk pikuk kota dengan kemacetannya, polusi dan ketidakadaban tingkah laku penghuninya, serta kuasa modal yang mengontrol penguasa serta memodarkan sebagian besar warganya, kita acapkali hanya punya jepretan kamera dengan fokus dan diafragma yang tidak tepat.

Lantas yang kita lihat adalah refleksi wajah kota dan wajah kita yang kabur, buram dan bahkan tidak terbaca. Dengan membaca Jurnal Karbon walaupun kita temukan refleksi yang buruk rupa, berantakan, barangkali juga tidak beradab, tetapi bila itu dipotret dengan fokus dan diafragma yang tepat maka kita sudah beranjak maju. Karena ada jarak, permenungan, dan di titik ini lah kita telah membuka jalan untuk sebuah perubahan. Pemberadaban.....?!

Melalui Jurnal ini kita diajak menemukan kota di dalam ekpresi ruang dan rupa seperti komik, sinema, humor, transportasi umum dan rumah (pemukiman) ........
Kota dalam Benny dan Mice, Doyok, Busway, Lubang-lubang Jalan, Film Mengejar Matahari, Balada Becak, Cuaca hingga Seni & air seni supir taksi .................

Karbon adalah jurnal online yang membahas permasalahan urban dan budaya visual dalam ruang kota di Indonesia secara multidisiplin, serta menelaah berbagai praktek seni rupa kontemporer yang lahir di dalam dan mengenai ruang urban demi memetakan hubungannya dengan fenomena sosial. Jurnal ini diterbitkan oleh ruangrupa

ruangrupa sendiri adalah sebuah artists’ initiative yang didirikan pada 2000 oleh sekelompok seniman di Jakarta. Organisasi nirlaba yang bergiat mendorong kemajuan gagasan seni rupa dalam konteks urban dan lingkup luas kebudayaan melalui pameran, festival, laboratorium seni rupa, workshop, penelitian dan penerbitan jurnal.

dalam huruf miring dikutip dari: www.karbonjournal.org


JURNAL KARBON Fokus 6 HUMOR DI RUANG KOTA

Memandang kota dengan humor tanpa menjadi tumor : Pengantar redaktur
Horor + rumor made in televisi Indonesia = Humor - Veven Sp. Wardhana
Surat protes untuk Produser Eksekutif Divisi Produksi Komedi sebuah stasiun televisi ternama - M. Isfanani Haidar Ilyas
Dan tubuh tropismu bertanya-tanya: cuaca apakah ini? - Nuraini Juliastuti
Keluh-kasih jalanan Jakarta - Evi Mariani Sofian
Benci tapi rindu, mencaci atau melucu? Sebuah refleksi personal lewat situs web SERASA - Farid Rakun


JURNAL KARBON Fokus 5 KOMIK dan KOTA


Menelusuri kota dalam komik Indonesia : Sebuah pengantar
Kota yang naif: sketsa Jakarta 1960-1970-an dalam komik roman - Hikmat Darmawan
Lagak Benny dan Mice di Jakarta - JJ Rizal
Mencari Jakarta dalam Senggol Jakarta - Arief Ash Shiddiq
Doyok: potret kelas bawah Jakarta - Seno Gumira Ajidarma
Supirnya lelaki, suaranya perempuan - Ardi Yunanto


JURNAL KARBON Fokus 4 SINEMA dan KOTA

Kota yang tak selalu tampak di layar : Sebuah pengantar
Sketsa Jakarta dalam film Indonesia - Eric Sasono
Reorganisasi order dalam Mengejar Matahari - Veronica Kusuma
Video: not all correct... Bagian 1 dan 2 - Ronny Agustinus


JURNAL KARBON Fokus 3 TRANSPORTASI UMUM

Mereka yang mengantarkan kita : Sebuah pengantar
Perjalanan becak, perjalanan kota - Yoshi Fajar Kresno Murti
Seni dan air seni supir taksi - Seno Gumira Ajidarma
Ketakutan duduk bersama - Ardi Yunanto
Kepada supir yang baik - Ardi Yunanto


JURNAL KARBON Fokus 2 PERJALANAN

Melintas sepanjang jalan : Sebuah Pengantar
Transportasi humanis - Bambang Susantono
Ziarah meruang - T. Ismail Reza
Punya mobil tanpa tempat parkir, Jakarta punya jawabannya - Anissa S. Febrina
Terlalu lama menunggu - Ardi Yunanto
Lubang-lubang jalan Handy Hermansyah - Agung Hujatnikajenong


JURNAL KARBON Fokus 1 RUMAH

Rumah kita : Sebuah Pengantar
Mencari model pembangunan perumahan yang berkelanjutan - Darrundono
Rumah 'Indonesia Indah'- Farabi Fakih
Semua ada di Tebet - Ardi Yunanto
Ruang transit di Jakarta - Gustaff H. Iskandar














Bookmark and Share

0 komentar: