Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan) [@kerjapembebasan] mempersembahkan 100 karya rupa (visualisasi puisi Wiji atau ilustrasi) untuk mengenang atau sebagai penghormatan kepada WIJI THUKUL (Tribute to Wiji Thukul – MELAWAN LUPA) . Semoga ini bisa menjadi kado yang bermakna untuk Wiji Thukul, keluarga besarnya, sekaligus kado untuk rakyat Indonesia yang ditindas dan dimiskinkan. Di belakang gagasan ini kami juga memimpikan sajak-sajak Wiji Thukul dapat kembali menjadi inspirasi untuk meneguhkan perjuangan pembebasan kita dan menguatkan konsolidasi persatuan gerakan. hanya satu kata : LAWAN!

Sabtu, 26 September 2009

Meditasi Kota-kota Imajiner : Zora (bag 3)

Seseorang yang mengetahui dengan benar bagaimana Zora dibuat, jika ia tidak terjaga di malam hari, dapat membayangkan dirinya tengah berjalan di sepanjang jalan dan ia ingat bagaimana tatanan gerak jam tembaga itu mengikuti tatanan tenda-tenda tukang cukur hingga membentuk garis lurus, juga air mancur dengan sembilan pancarannya, menara kaca milik astronom, kios pedagang melon, patung si pertapa dan sang singa, permandian Turki, warung kopi pojok jalan, serta lorong yang mengarah ke pelabuhan.

(Kota-kota Imajiner, Italo Calvino, Fresh Book 2006, hal 16)

Untuk karya rupa foto silah klik
Magic Fly Paula's Photostream - Invisible Cities

silah baca
Pengantar Meditasi Kota-kota Imajiner

Bookmark and Share

0 komentar: