Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan) [@kerjapembebasan] mempersembahkan 100 karya rupa (visualisasi puisi Wiji atau ilustrasi) untuk mengenang atau sebagai penghormatan kepada WIJI THUKUL (Tribute to Wiji Thukul – MELAWAN LUPA) . Semoga ini bisa menjadi kado yang bermakna untuk Wiji Thukul, keluarga besarnya, sekaligus kado untuk rakyat Indonesia yang ditindas dan dimiskinkan. Di belakang gagasan ini kami juga memimpikan sajak-sajak Wiji Thukul dapat kembali menjadi inspirasi untuk meneguhkan perjuangan pembebasan kita dan menguatkan konsolidasi persatuan gerakan. hanya satu kata : LAWAN!

Selasa, 01 September 2009

Rekomendasi Buku Baik. Rasta dan Perlawanan

Rasta dan Perlawanan adalah studi Gerakan Rastafaria di dalam semua manifestasinya, dari mulai evolusinya di pegunungan-pegunungan Jamaika hingga manifestasi masa kininya di jalan-jalanan kota Birmingham dan Pemukiman Shashamane di Eropa. Buku ini menampilkan sumber-sumber budaya, politik dan spiritual dari gerakan perlawanan tersebut, serta menekankan tuntutan yang diteriakkan oleh kaum-kaum tertindas. Buku ini membongkar tradisi intelktual yang selalu menempatkan cap milenarian pada gerakan Rasta.

Perpustakaan Nasional : Katalog Dalam Terbitan (KDT)

Rasta dan Perlawanan/Penerjemah : Dina Oktaviani;
Penyunting : Fitri Indra Harjanti
Yogyakarta: INSISTPress, April 2009-08-31
Lii + 594 halaman, 13x19, ISBN 979-978-3457-96-3
1 Rastafarian
2 Perjuangan Kulit Hitam
3 Perbudakan

Cetakan Pertama, April 2009

Kurangnya studi politik tentang Rastafaria di Karibia selalu menjadi sebuah kebolongan yang menyedihkan bagi Revolusi Karibia. Melalui buku ini, Horace Campbell telah membuat sebuah langkah besar untuk mengisi kebolongan tersebut. Bukan berarti juga bahwa para penulis dan pemikir Karibia (kita tidak seharusnya memusingkan pemisahan definiasi antara penulis dan pemikir) tidak melakukan banyak investigasi mengenai cara hidup Rastafaria dengan segala kejernihan dan kedalamannya di seluruh area investigasi yang memungkinkan beberapa bahakan menyentuh wilayah-wilayah politik.

Campbell memiliki banyak kualifikasi untuk melakukan pembahasan mengenai Gerakan Rastafaria ini. Dia telah berjuang selama beberapa tahun untuk menerapkan teori ilmu pengetahuan masyarakat ke dalam realitas politik di Afrika dan Karibia, dan di dalam prosesnya hal tersebut selalu mengabaikan proses-proses penciptaan Tuhan Baru

Eusi Kwayana

[perpustakaan lentera 0002]


Bookmark and Share

0 komentar: