Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan) [@kerjapembebasan] mempersembahkan 100 karya rupa (visualisasi puisi Wiji atau ilustrasi) untuk mengenang atau sebagai penghormatan kepada WIJI THUKUL (Tribute to Wiji Thukul – MELAWAN LUPA) . Semoga ini bisa menjadi kado yang bermakna untuk Wiji Thukul, keluarga besarnya, sekaligus kado untuk rakyat Indonesia yang ditindas dan dimiskinkan. Di belakang gagasan ini kami juga memimpikan sajak-sajak Wiji Thukul dapat kembali menjadi inspirasi untuk meneguhkan perjuangan pembebasan kita dan menguatkan konsolidasi persatuan gerakan. hanya satu kata : LAWAN!

Rabu, 07 Oktober 2009

Siapakah Untung? Untung dan Tragedi Tjakrabirawa

Setelah menggali profil, riwayat dan peran politik DN Aidit & Sjam Kamaruzaman, Tempo kembali menyajikan laporan/edisi khusus tentang Njoto (Majalah Tempo) dan Kol. Untung (Koran Tempo).

Selain itu Majalah Tempo pernah pula menerbitkan edisi khusus Tan Malaka, Hatta, Natsir dan Sutan Sjahrir.

Semoga liputan semacan ini akan terus menerus menjadi pemicu proses pembelajaran kritis atas jejak sejarah bangsa ini, sekaligus pembongkaran manipulasi/monopoli tafsir (sejarah) dan rejim sejarah militer.

Jangan ada tabu diantara kita, jangan ada tipu-tipu diantara kita. Jelas bahwa 'kebenaran sejarah" hampir pasti tidak pernah menjadi final. On going process, selalu?!

Edisi Khusus Koran Tempo Edisi 05 Oktober 2009 : Untung dan Tragedi Tjakrabirawa

Simak pula : Tan Malaka, M. Natsir, Mohammad Hatta, DN Aidit, Amir Sjarifudin, Sutan Sjahrir, Njoto, Untung, Sjam Kamaruzaman

Dia penerima Bintang Sakti, komandan resimen elite Tjakrabirawa. Pada 1 Oktober 1965, dia menculik para jenderal. Banyak perannya di sekitar peristiwa itu yang masih gelap: soal kedekatannya dengan Soeharto, mengapa di Tjakra hanya kompinya yang terlibat, mengapa ia percaya Dewan Jenderal, bagaimana pertautannya dengan Sjam Kamaruzzaman — gembong Biro Chusus PKI. Inilah sepotong kisah muram Tentara Nasional Indonesia, yang kelahirannya diperingati hari ini, 5 Oktober.

TIM EDISI KHUSUS UNTUNG DAN TRAGEDI TJAKRABIRAWA
KOORDINATOR: SENO JOKO SUYONO, YOSEP SUPRAYOGI
EDITOR: SENO JOKO SUYONO, YOSEP SUPRAYOGI, NUGROHO DEWANTO, NGARTO FEBRUANA
PENULIS: ERWIN DARIYANTO, HERU TRIYONO, OKTAMANDJAYA WIGUNA, SAPTOYUNUS, ENDRI KURNIAWATI, NURDIN KALIM
REPORTER: ARIS ANDRIANTO, IKA NINGTYAS
RISET FOTO: GUNAWAN WICAKSONO
DESAIN: YUYUN NURRACHMAN



KISAH PERWIRA KESAYANGAN SOEHARTO

KENANGAN PERNIKAHAN LELAKI KEDUNG BAJUL

Di Kebumen, Soeharto datang menghadiri pernikahan Untung. Kedatangan Soeharto dan Tien yang mendadak membuat tuan rumah kebingungan menyambutnya.

Dia Jenderal, Bukan Letnan Kolonel

SEBUAH KUNCI DARI SWEDIA

Letnan Kolonel Untung Samsuri diyakini ditanam Sjam Kamaruzzaman di Tjakrabirawa melalui Kapten Rochadi. Kapten itu eksil dan meninggal di Swedia.

Yang Terbaik Lalu Terbalik


TJAKRABIRAWA, DUL ARIEF, DAN 'MADURA CONNECTION'

Benedict Anderson menemukan indikasi bahwa eksekutor lapangan Tjakrabirawa yang menculik para jenderal adalah "komunitas Madura", yang di antaranya sudah dikenal oleh Ali Moertopo, intelijen Soeharto sejak 1950-an.

Stroke Mengalahkan Penyuka Keroncong Itu


MISTERI REKAMAN TAPE

Di depan Mahkamah Militer Luar Biasa, Untung menghadirkan saksi Perwira Rudhito Kusnadi Herukusumo, yang mendengar rekaman rahasia rapat Dewan Jenderal.

Untung dan Jejaring Diponegoro

Resimen Khusus Tjakrabirawa dan G-30-S

Bookmark and Share

0 komentar: