Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan) [@kerjapembebasan] mempersembahkan 100 karya rupa (visualisasi puisi Wiji atau ilustrasi) untuk mengenang atau sebagai penghormatan kepada WIJI THUKUL (Tribute to Wiji Thukul – MELAWAN LUPA) . Semoga ini bisa menjadi kado yang bermakna untuk Wiji Thukul, keluarga besarnya, sekaligus kado untuk rakyat Indonesia yang ditindas dan dimiskinkan. Di belakang gagasan ini kami juga memimpikan sajak-sajak Wiji Thukul dapat kembali menjadi inspirasi untuk meneguhkan perjuangan pembebasan kita dan menguatkan konsolidasi persatuan gerakan. hanya satu kata : LAWAN!

Senin, 30 November 2009

Tokoh Muda Inspiratif : Kesadaran "Melampaui Indonesia"*

Harian Kompas sejak tanggal 28 Oktober 2009 setiap harinya menampilkan profil (pilihan) tokoh muda inspiratif. Profil tersebut dalam format wawancara oleh wartawan Kompas. Berikut adalah tokoh-tokoh muda tersebut, beserta link-link artikelnya.

* diambil dari judul artikel tentang Anis Baswedan

Anies Baswedan; Anas Urbaningrum; I Gusti Agung Putri Astrid Kartika; Pramono Anung Wibowo ; Yudi Latif; Fadli Zon; Edy Prasetyono; Ester Indahyani Jusuf; Topo Santoso; Eko Prasojo; Saldi Isra; Teten Masduki ; Zannuba Arifah Chafsoh Rahman "; Zuly Qodir; Budiman Sudjatmiko; Yuddy Chrisnandi; Ifdal Kasim; Yusuf Chudlori; Chalid Muhammad; Anis Matta; Nurul Arifin; Usman Hamid; Dradjad Wibowo; M Fadjroel Rachman; Budhy Munawar Rachman ; Masruchah; Bivitri Susanti; Firmanzah

Bisa jadi anda tidak sepakat dengan pilihan Kompas ini, tapi menurut saya tetaplah sesuatu yang berharga untuk menyimak ‘profil’ mereka dan yang terpenting juga membaca apa pandangan-pandangan atas persoalan negeri ini (bagi saya kegentingan negeri ini) dan keperdulian mereka. (Format artikel-artikel adalah dalam bentuk wawancara oleh wartawan Kompas)

Lebih jauh lagi kita pun bisa menilai sejauh mana pandangan-pandangan mereka adalah jawaban atas kegentingan negeri ini. Sekedar reformis atau transformatif serta evolutif/gradual atau revolusi (atau jangan-jangan sekedar reaksioner?) Down to the Earth (membumi) atau Up to the Sky (melangit)………………. Atau mengambang antara langit dan bumi….

salam pembebasan

Baca juga (bacaan ini sengaja di pilih karena menurut saya sangat relevan dengan judul yang saya pilih Kesadaran “Melampaui Indonesia”

Seabad Kebangkitan Nasional : Imaji Indonesia Dalam 100 Teks

80 Tahun Sumpah Pemuda (Membaca Indonesia dan Sejarahnya)

NASIONALISME : DI TAPAL BATAS atau DI SIMPANG JALAN
Campur Sari : Nasionalisme Di Tapal Batas, A Nation in Name: Debunking the Myth of Indonesian Nationalism, Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa





Bookmark and Share

0 komentar: