Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan) [@kerjapembebasan] mempersembahkan 100 karya rupa (visualisasi puisi Wiji atau ilustrasi) untuk mengenang atau sebagai penghormatan kepada WIJI THUKUL (Tribute to Wiji Thukul – MELAWAN LUPA) . Semoga ini bisa menjadi kado yang bermakna untuk Wiji Thukul, keluarga besarnya, sekaligus kado untuk rakyat Indonesia yang ditindas dan dimiskinkan. Di belakang gagasan ini kami juga memimpikan sajak-sajak Wiji Thukul dapat kembali menjadi inspirasi untuk meneguhkan perjuangan pembebasan kita dan menguatkan konsolidasi persatuan gerakan. hanya satu kata : LAWAN!

Senin, 07 Desember 2009

Dukung Gerakan Koin Keadilan, Koin Untuk Prita

ketika keadilan direcehkan, kita pun mengumpulkan receh

http://koinkeadilan.com/



Ingin menggenapi pembayaran denda Rp 204 juta dengan koin? Bukan mencari sensasi apalagi berniat memecahkan rekor. Ini adalah cara kita menyampaikan pesan tentang rasa keadilan yang terlukai.

Koin Peduli Prita Butuh 2,5 Ton Recehan


Prita: Uang Koin Simbol Kekuatan Rakyat Kecil

TANGERANG, KOMPAS.com - Prita Mulyasari, terdakwa kasus pencemaran nama baik Rumah Sakit Omni International, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, terharu akan sumbangan uang koin dari masyarakat kepada dirinya untuk mengganti kerugian rumah sakit tersebut.

"Sumbangan uang koin simbol kekuatan rakyat kecil yang begitu saya hargai," ujar Prita di rumahnya di Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (6/12).

Prita mengatakan, sumbangan uang receh dari masyarakat maupun pelajar seperti siswa-siswi SMPN 17 Tangsel merupakan rasa kepedulian kepada dirinya.

Ia menjelaskan, uang koin untuk dirinya adalah simbol dari rakyat kecil yang berjuang menuntut keadilan yang tidak mereka dapatkan, seperti yang ia hadapi.

"Uang koin sesuatu yang paling kecil, tetapi bagi saya itu sumbangan yang paling besar dari rakyat," kata Prita.

Prita mengatakan, dirinya merasa seperti milik rakyat kecil yang tidak tega melihat penderitaan yang ia alami. Sedangkan sumbangan dari masyarakat tersebut merupakan simbol perjuangan untuk mendapatkan keadilan.

Selain mendapatkan perhatian dari rakyat kecil, menurut Prita, "facebookers" dan blogers" terus memberikan dukungan kepada dirinya menghadapi kasus yang sedang ia hadapi.

Sementara itu, seorang guru SMPN 17 Tangsel, Sumaryono mengatakan, Senin (7/12) puluhan pelajar SMPN 17 Tangsel berencana mengunjungi rumah Prita untuk memberikan sumbangan uang koin kepada Prita.

"Kami mengajak murid untuk menyerahkan sumbangan uang koin kepada Prita, kalau memang besok bertemu dengan Prita," ungkap Sumaryono.

http://megapolitan.kompas.com/

Bookmark and Share

0 komentar: