Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan) [@kerjapembebasan] mempersembahkan 100 karya rupa (visualisasi puisi Wiji atau ilustrasi) untuk mengenang atau sebagai penghormatan kepada WIJI THUKUL (Tribute to Wiji Thukul – MELAWAN LUPA) . Semoga ini bisa menjadi kado yang bermakna untuk Wiji Thukul, keluarga besarnya, sekaligus kado untuk rakyat Indonesia yang ditindas dan dimiskinkan. Di belakang gagasan ini kami juga memimpikan sajak-sajak Wiji Thukul dapat kembali menjadi inspirasi untuk meneguhkan perjuangan pembebasan kita dan menguatkan konsolidasi persatuan gerakan. hanya satu kata : LAWAN!

Sabtu, 23 Januari 2010

Bulir Padi Selepas Panen

anak-anak ini hanya ingin mengatakan

mereka menyukai pantai, pasir, ombak, laut lepas dan cakrawala

dan pasir yang menyebar itu


seperti tertata dengan indah, seperti seharusnya

hanya itu saja. dan di bawah ini kata-kata seorang dewasa



tidak seperti setumpukan bulir-bulir padi

tidak tertata dengan indah, seperti seharusnya

selepas panen

tidak seperti seharusnya, keringat dan panen padi

ditilap tengkulak atau sistim dagang yang tidak adil





Bookmark and Share

0 komentar: