“George Aditjondro tidak pernah lelah memetakan relasi patronase politik dan bisnis di tanah air dari satu rezim ke rezim yang lain. Spirit ini hanya dimiliki oleh mereka yang betul-betul memahami bagaimana bahayanya state capture yang menghisap perekonomian kita. Fenomena ini bukan khas Indonesia saja, yang sekarang mungkin juga tidak dalam tingkat predatory corruption di era Soeharto, bisa juga terjadi di negara demokrasi maju sekali-pun. Hanya memang harus terus diperangi, dan jangan sampai membangun kleptokrasi, supaya betul-betul sumber daya ekonomi nasional dinikmati oleh rakyat banyak”.
Teten Masduki – Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia
(sumber : sampul buku MEMBONGKAR GURITA CIKEAS)
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)








0 komentar:
Poskan Komentar