Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan) [@kerjapembebasan] mempersembahkan 100 karya rupa (visualisasi puisi Wiji atau ilustrasi) untuk mengenang atau sebagai penghormatan kepada WIJI THUKUL (Tribute to Wiji Thukul – MELAWAN LUPA) . Semoga ini bisa menjadi kado yang bermakna untuk Wiji Thukul, keluarga besarnya, sekaligus kado untuk rakyat Indonesia yang ditindas dan dimiskinkan. Di belakang gagasan ini kami juga memimpikan sajak-sajak Wiji Thukul dapat kembali menjadi inspirasi untuk meneguhkan perjuangan pembebasan kita dan menguatkan konsolidasi persatuan gerakan. hanya satu kata : LAWAN!

Minggu, 28 Februari 2010

Pemberontakan dan Kau. Tentang Bahagia dan Bermakna - Serial Prosa Mini Kata Jejak Langkah (3)

Pemberontakan, dan Kau; Terimakasih, sudah memperindah dan menderukan langkahnya... Mari melangkah jauh, bahkan lebih jauh dari JARAK itu sendiri.





Jiwamu dapat patah, pencarianmu dapat berbuah lelah, tapi mimpi-mimpi itu, sayang, tak mau berhenti. Mereka berebutan masuk bersama berkembang majunya realita. Aku jemput, kau; tak akan kubiarkan kau tertinggal. Karena disanalah kita bermakna sebagai manusia











Aku tak sedang bahagia. Tapi aku tahu, tak ada jalan agar bahagia, selain berjuang dengan hati lapang; kata-kata indah; tanggung jawab menyebarkan kebaikan-kesadaran sejati, agar kebahagiaan mewah menjadi milik mayoritas manusia.” [Dunia yang sedang kita ubah telah lebih dulu mengubah kita]





teks : facebook Zely Ariane
foto : lensa lenteradiatasbukit

Bookmark and Share

0 komentar: