Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan) [@kerjapembebasan] mempersembahkan 100 karya rupa (visualisasi puisi Wiji atau ilustrasi) untuk mengenang atau sebagai penghormatan kepada WIJI THUKUL (Tribute to Wiji Thukul – MELAWAN LUPA) . Semoga ini bisa menjadi kado yang bermakna untuk Wiji Thukul, keluarga besarnya, sekaligus kado untuk rakyat Indonesia yang ditindas dan dimiskinkan. Di belakang gagasan ini kami juga memimpikan sajak-sajak Wiji Thukul dapat kembali menjadi inspirasi untuk meneguhkan perjuangan pembebasan kita dan menguatkan konsolidasi persatuan gerakan. hanya satu kata : LAWAN!

Selasa, 24 Mei 2011

Suara “Masa Lalu & Masa Depan Itu”, Tak Akan Bisa Dibungkam

Aksi Kamisan : Sesungguhnya Mereka Membela Harkat dan Martabat Bangsa Ini

Suara-suara ‘korban’ dan keluarga korban (survivor) kejahatan kemanusiaan masa lalu tak akan pernah bisa dibungkam. Hormat setinggi-tingginya atas kegigihan, keteguhan keluarga korban (survivor) berjuang tak kenal lelah demi mengungkapkan kebenaran, demi harkat dan martabat mereka yang telah dilanggar hak-hak hidupnya, disaat yang sama sesungguhnya demi membela harkat dan martabat bangsa ini.







karya a. iswinarto

simak aksi kamisan ke 200, aksi kamisan ke 209

"sejatinya demokrasi dan hak asasi manusia bukanlah... gagasan dan praktik yang lahir dari menara gading atau juga pemberian 'negara', tetapi tak lain dan tak bukan lahir dari praktik perlawanan terhadap segala bentuk penindasan dan penjajahan. praktik agung perjuangan rakyat" (kampanye setahun 1000 karya rupa untuk memperingati hari perjuangan hak asasi manusia 10.12.2010-10.12.2011).


silah kunjungi koleksi selengkapnya di
page facebook Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan)

Bookmark and Share

0 komentar: